Kepala Sekolah Madrasah Bustanul Aulad : Pemotongan KIP Tidak Benar

Serang, Impresinews.com,- Puluhan orang tua wali murid mendatangi sekolah yayasan Madrasah Tsnawiyah Bustanul Aulad Desa Mekar Baru Kecamatan Kopo Kabupaten Serang, Rabu, (09/02).
Orang tua wali murid membawa APK dan mempertanyakan ketidak transparanan pihak sekolah.
Menanggapi tersebut, Kepala Sekolah Madrasah Bustanul Aulad, Marpudin membenarkan kedatangan wali murid
Akan tetapi, katanya bukan melakukan aksi, namun orang tua siswa yang datang ke pihak sekolah yayasan Bustanul Aulad ini untuk berbicara duduk bareng bersama pihak sekolah.
“Mereka mempertanyakan tentang kelanjutan dan kelancaran pihak sekolah, kedepannya harus menjadi lebih baik lagi.” Jelasnya Marpudin
Dengan adanya pemberitaan di media online terkait adanya penahanan ataupun pemotongan tentang dana Kartu Indonesia Pinter (KIP), Marpudin memastikan tidak benar.
“Kami sudah menyalurkan pada siswa sesuai apa yang di dapatkan siswa masing masing bahkan di saksikan oleh wali muridnya masing masing.” tegasnya.
Lanjutnya, untuk masalah guru honorer yang pindah mengajar karena masalah gaji yang tidak dibayar, Ia mengatakan tidak benar
“Masalahnya kita sekolah yayasan pa, bukan negeri, kalau sekolah kita mengandalkan dari dana bos apa bila dana bos sudah turun baru kita pihak yayasan bisa memberikan gaji guru, ” jelasnya.
Berhubung anggaran dana bos belum turun, ia mengaku dan mohon bersabar.
“Apa bila sudah turun akan kami berikan pada guru yang sudah membantu mencerdaskan siswa di yayasan Bustanul Aulad ini.” imbuhnya.
Selain itu, lanjutnya, permasalahan salah satu guru pendidik yang sudah PNS, informasi yang Ia dapat katanya telah diberhentikan oleh pihak yayasan itupun tidak bener.
Namun pihaknya menyerahkan guru PNS tersebut ke kantor unit Induk Kementrian Kabupaten Serang karena menurutnya guru tersebut di anggap secara kelembagaan kinerjanya kurang memuaskan.
“Bahkan kami pun sudah memberikan arahan pada guru yang keluar untuk tetap bertahan di yayasan Bustanul Aulad ini namun kami tidak bisa mencegah pada guru tersebut yang ingin keluar mengajar dari tempat yayasan kami bekerja karena itu hak mereka masing masing,” jelasnya
“Terkaitan gaji guru yang belum di bayarkan oleh pihak yayasan katanya memang benar adanya, karena dari pihak yayasan mengandalkan dana bos.
“Berhubung dana bos belum turun jadi pihak sekolah untuk semester ini belum bisa memberikan gaji pada guru tersebut, apabila dana bos sudah turun akan kami kembalikan pada rekan guru yang sudah mengundurkan diri dari yayasan Bustanul Aulad,” janjinya
“Kami berharap untuk semua jajaran guru apa bila ada permasalahan yang belum di pahami segera mendatangi kami dan kami pun terbuka siap menjelaskan sesuai yang kami ketahui dengan semaksimal mungkin,”
“Untuk para guru yang ada di yayasan Bustanul aulad ini tetap semangat dalam melaksanakan bekerja untuk mencerdaskan siswa anak bangsa sehingga bisa membuat yayasan Bustanul Aulad bisa menjadi lebih baik lagi.”Pungkasnya.
Nurjaman haji









