Populer

Satgas Kodim Maluku Belajar buat Teri di Kawasan Pesisir 

- Advertisement -

MALTENG, Impresinews.com,- Proses pembuatan ikan teri mengundang rasa ingin tahu bagi Satgas Kodim Maluku Batalyon Arhanud 11/WBY Pos Ramil.

Rabu (19/1), Satgas kemudian mengunjungi kediaman seorang nelayan di Desa Saleman, Kecamatan Seram Utara Barat, Kabupaten Maluku Tengah, bernama Nasaruddin.

Di sana Satgas mengamati proses pembuatan ikan teri dari tahapan awal hingga ikan laut itu siap untuk dipasarkan.

Tidak hanya Hasanuddin, warga Desa Saleman lainnya juga membuat ikan teri. Desa tersebut merupakan kawasan pesisir Maluku Tengah yang mayoritas penduduknya berprofesi sebagai nelayan.

Kepada Satgas, Nasaruddin menuturkan usaha pembuatan ikan teri miliknya bisa mencapai hingga 50 kg setiap harinya, jika kondisi cuaca cukup baik.

“Hasil per harinya tergantung cuaca, jika cuaca mendukung, kami bisa memproduksi hingga 50 kg,” ucapnya.

Nasaruddin kemudian mengajak Satgas yang tengah berkunjung untuk mengikuti tahapan pembuatan ikan teri miliknya.

Danpos Ramil Saleman, Serka Hendri dalam keterangan tertulisnya mengatakan kunjungan hari ini dalam rangka kegiatan ketahanan pangan.

Ketahanan pangan, kata Serka Hendri, merupakan sebuah kondisi terpenuhinya Pangan bagi negara sampai dengan perseorangan.

Hal itu, tercermin dari tersedianya pangan yang cukup (baik jumlah maupun mutunya), aman, beragam, bergizi, merata dan terjangkau untuk dapat hidup sehat. Serta aktif dan produktif secara berkelanjutan.

Selanjutnya Serka Hendri mengatakan, usai kegiatan di Desa Saleman, dirinya bersama anggota Satgas lainnya ingin mencoba mengolah ikan teri secara mandiri.

Hendri mengungkapkan, setelah berkunjung ke rumah Nasuruddin, Satgas mendapat pengalaman berharga dalam proses mengolah ikan yang nantinya bisa diterapkan di Pos Ramil.

“Setelah kegiatan ini, diharapkan anggota Satgas Yonarhanud 11/WBY dapat membuat atau mengelola ikan teri sendiri di pos Ramil Saleman, guna menciptakan ketahanan pangan yang baik,” ucap Hendri. (Aiman)

TINGGALKAN KOMENTAR

- Advertisement -

Baca Juga