Nasional

Terkait Anak Minta Pemkot Serang Kurangi Iklan Rokok, Ini Kata Komnas Perlindungan Anak

- Advertisement -

KOTA SERANG,- Keluhan anak Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang meminta Pemerintah Kota Serang mengurangi iklan rokok ditanggapi oleh Komnas Perlindungan Anak Provinsi Banten.

Hendry Gunawan, Ketua Komnas Perlindungan Anak Provinsi Banten mengatakan, iklan rokok memang sudah disuarakan cukup lama oleh Anak-anak yang tergabung dalam forum anak di Kota Serang.

“Terkait iklan rokok yang ada di Kota Serang memang sudah disuarakan cukup lama oleh anak anak yang tergabung dalam forum anak di Kota Serang terlebih pada peringatan HAN,” kata Hendry saat dikonfirmasi melalui telepon, Rabu (06/08)

Hendry mengatakan, iklan rokok sangat berpengaruh terhadap lingkungan anak yang mempunyai peranan dalam mengembangkan sikap dan perilaku anak.

“Memang kalau kita lihat dari sisi apakah iklan rokok ini kemudian cukup berpengaruh terhadap anak-anak, ya tentu saja,” katanya

Hal itu lantaran iklan rokok menjadi hal yang dianggap lumrah di beberapa kalangan masyarakat, terutama pada lokasi-lokasi yang memang dipergunakan untuk fasilitias anak.

“Karena rokok sepertinya masih dianggap hal yang lumrah, yang biasa yang memang tidak membahayakan bagi siapapun. Maka iklan nya pun masih banyak bertebaran,” ujarnya

Namun, jelas Hendry bahwa jika memang banyak orang dewasa yang menganggap iklan rokok menjadi suatu hal yang biasa, akan sangat berbahaya terhadap sikap dan perilaku anak.

“Tapi jika kemudian orang dewasa menganggap bahwa rokok itu hal yang biasa yang mungkin anak anak juga bisa meng aksesnya ini juga mungkin kemudian akan menjadi bahaya di masa depan,”

Oleh karena itu, Hendry meminta Pemerintah Kota Serang untuk lebih memperhatikan aspirasi anak terkait iklan rokok yang masih menjamur di jalan-jalan protokol kota serang

“Nah ini yang pemerintah juga sepertinya perlu mendengar suara anak terkait dengan iklan rorok yang masih menjamur di jalan-jalan protokol kota serang,” ujarnya mengakhiri (Nani)

TINGGALKAN KOMENTAR

- Advertisement -

Baca Juga