Pria Asal Jawa Barat ini Tewas Gantung diri di Bengkayang Kalbar

Bengkayang, Kalbar,-impresinews.com,- Seorang pria yang ditemukan tewas gantung diri di dusun sejaruk, desa sakataru, kecamatan lembah bawang, kabupaten Bengkayang ternyata seorang petugas surveyor PT Darmawuri Utama yang melakukan pengukuran untuk program sertifikat tanah PTSL-PM fase 4.
Hal tersebut di sampaikan oleh Kepala Badan Pertanahan Kabupaten Bengkayang, Ricard. Ia menjelaskan bahwa korban yang tewas diduga gantung diri tersebut bukanlah petugas Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Badan Pertanahan Nasional ( BPN ) yang sedang melakukan pengukuran.
” Bukan dia ( korban) adalah petugas yang bermitra dengan BPN melalui program PTSL yang sedang lakukan pengukuran ke desa tersebut,” kata Ricard saat di hubungi, Senin (7/2).
Sebelumnya diberitakan bahwa diduga seorang pria tewas gantung diri, dan diduga pria tersebut adalah petugas BPN yang sedang melakukan tugas pengukuran.
Saat dilokasi penemuan jasad korban, ditemukan Indentitas bernama Jajang Gatot Prasetia, berjenis kelamin Laki-laki, Agama Islam, kelahiran Sumedang 28 Juli 1992 dan beralamat sesuai KTP di Ciereng RT.002/RW 009 Kelurahan/Desa Banyuasin Kecamatan Tanjungkerta, kabupaten Sumedang, provinsi Jawa Barat.
Kemudian Kapolres Bengkayang AKPB Arif Agung Winarto, SIK, melalui Kasat Reskrim AKP Antonius Trias Kuncorojati menerangkan berdasarkan keterangan saksi Aneng, pada Senin (7/2) sekitar pukul 05.00 WIB korban pergi tanpa memberitahu. Dan sekitar 5 jam kemudian saksi Aneng dan Ardino menemukan korban meninggal.
” Ya, sekitar pukul 10.00 WIB saksi menemukan korban sudah tergantung tak bernyawa di pohon milik almarhum pak Lukas,” jelas kasat dihubungi melalui WhatsApp.
Untuk sementara jasad korban di bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bengkayang untuk di lakukan Visum Et Retum.
“Keluarga korban sudah mengetahui kejadian, maka kita akan lakukan otopsi,” ujarnya
(Asok)







